Ketua Kadin Konawe Dukung Gebrakan Anton Timbang Perjuangkan Nasib UMKM

Ketua Kadin Konawe Dukung Gebrakan Anton Timbang Perjuangkan Nasib UMKM

UNAAHA|Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Konawe, mendukung gebrakan Ketua Kadin Sulawesi Tenggara, Anton Timbang yang terus memperjuangkan nasib pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di lingkar Kawasan Industri Morosi melalui usulan skema MOU kerjasama UMKM dan penyerapan tenaga kerja di pabrik pengolahan biji nikel (Smelter) yang dikelola manajemen PT VDNI.

Ketua Kadin Konawe, Yusran Akbar ST berharap banyak dari hasil perjuangan Kadin Sulawesi Tenggara dalam menghidupkan pengusaha-pengusaha kecil di daerah yang bergerak dilingkar sektor pertambangan dan pemurnian nikel.

“Kita harus dukung Perjuangan pak Anton Timbang bersama Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) agar secepatnya terwujud, karena apa yang disuaran itu juga sudah menjadi bagian dari komitmen Kadin melakukan pembinaan terhadap para pelaku UMKM yang bergerak di berbagai bidang,” ujar Ketua Kadin Konawe di Unaaha, Jumat (04/02/2022).

Begitu juga dengan nasib tenaga kerja lokal Sulawesi Tenggara yang terserap di perusahaan pengolahan dan pemurnian nikel baru sebagian kecil, sehingga disinilah peran Kadin untuk mengkomunikasikannya dengan pihak perusahaan. Terutama perusahaan berskala besar seperti VDNI untuk penambahan kuota serapan dari tenaga kerja lokal dan UKM agar diberi hak dan kesempatan yang sama terlebih ditengah kondisi pandemi covid 19 yang membatasi ruang gerak untuk bekerja dan membuka peluang-peluang usaha.

Tentunya, lanjut Yusran Akbar bahwa perjuangan yang dilakukan Kadin merupakan aktualisasi seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri, dimana di sana diperintahkan secara khusus untuk melakukan pembinaan UMKM.

Pembinaan terhadap para pelaku UMKM, kata Ketua Kadin Konawe, secara konkret diantaranya dengan memfasilitasi permodalan kepada lembaga keuangan, memberi pelatihan serta memberi pendampingan dalam menyalurkan produk-produknya. Begitu juga dengan sumberdaya pekerjanya secara khusus perlu ditingkatkan skilnya agar lebih memahami dan beradaptasi dengan metode kerja perusahaan dan efisiensi disektor produksinya.

“Bukankan pernyataan Presiden Jokowi saat kunjungi PT VDNI berharap agar rakyat yang berada di sekitar industri dapat merasakan manfaatnya, baik itu lapangan pekerjaan maupun peluang usaha-usaha baru seperti usaha kecil, usaha menengah, dan usaha lainnya sehingga berdampak langsung terhadap meningkatnya ekonomi pada provinsi dan kabupaten dimana industri ini berada,” harap Yusran Akbar. (*)

Bagikan :

Jurnalis SUPI

Pangga Rahmad, Pimpinan Redaksi Suarapinggiran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *