HIMIK UNU-Sultra Berbagi, Merangkul yang Papa

HIMIK UNU-Sultra Berbagi, Merangkul yang Papa

Penulis: Arjun | Editor: Kp

Suarapinggiran.online, Koltim – Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara (HIMIK UNU-Sultra) menggelar aksi kemanusiaan di Desa Wonuambuteo, Kab. Kolaka Timur (Koltim) pada Sabtu (28/11/2020).

Kegiatan ini merupakan upaya riil dalam menyentuh kerak kemiskinan yang tak terjamah pemangku kepentingan setempat, berupa bantuan dana dan sembako.

Bapak Sabirin, demikianlah satu nama dari sekian penerima bantuan tersebut. Diketahui, ia kini tinggal di sepetak tanah bersama empat anggota keluarganya dengan terpal sebagai dinding dan atapnya.

Mengolah kebun milik bapak Yudi, dengan cara itulah bapak Sabirin bertahan empat bulan terakhir ini. Lahan yang ditinggalinya pula merupakan lahan milik bapak Yudi.

Sepenggal Kisah

Bapak Sabirin adalah peserta transmigrasi dari pulau Jawa ke Sulawesi Barat (Sulbar) puluhan tahun silam. Selama lima belas tahun ia di Sulbar sebagai seorang petani. Hingga suatu waktu, ia menerima panggilan dari kerabatnya untuk mencoba peruntungan lain di kota yang kini ia tinggali.

Sejak kedatangannya, bapak Sabirin menjalankan usaha yang beragam. Di antaranya sebagai buruh bangunan dan berjualan bakso. Dengan kerja-kerja itu, bapak Sabirin sempat mengontrak sebuah rumah.

Sampai satu ketika, bapak Sabirin memutuskan untuk mendirikan gubuk yang kini ditinggalinya (di lahan milik bapak Yudi), sebab kebutuhan yang mendesak terutama harga sewa kontrakan yang demikian mencekik.

Penggalangan Dana oleh HIMIK UNU-Sultra

Kabar baiknya, kini bapak Sabirin telah memperoleh tanah seluas dua puluh meter persegi, sekalipun masih harus ia lunasi dengan desakan yang tak begitu berarti. Tanah itu milik bapak Yudi.

“Itupun kalau sudah ada rejeki baru dibayar, berapa pun itu nominalnya,” kata bapak Sabirin kepada Jurnalis Suarapinggiran.online.

“Iya kalau ada,” lanjut bapak Sabirin, “tapi kalau tidak ada, tidak dibayar, dan itu tidak dipersoalkan oleh si pemilik tanah.”

Bapak Sabirin juga mengatakan bahwa ia amat bersyukur. Sebab semenjak warga dan pemerintah desa serta mahasiswa tahu keberadaannya, ia sering memperoleh bantuan entah itu berupa uang, sembako, maupun bahan bangunan untuk membangun rumah agar memiliki tempat yang layak.

“Dan harapan saya agar Pemerintah Daerah bisa bantu saya,” terang bapak Sabirin.

Penggalangan Dana oleh HIMIK UNU-Sultra

Keberpihakan

Dari “Sepenggal Kisah” itulah HIMIK UNU-Sultra memutuskan bergerak. Turun ke jalan, menyasar pasar-pasar dan sejumlah toko untuk menggalang dana.

Ketua HIMIK UNU-Sultra, Sukri, mengatakan bahwa semoga bantuan ini bisa meringankan beban bapak Sabirin.

Dan teman teman HIMIK juga, lanjut Sukri, sudah menyatakan sikap akan membantu pembangunan rumah bapak Sabirin sampai selesai.

“Insya allah, setelah Pemilihan Umum di Kolaka Timur, kami akan buatkan proposal buat pembangunan rumah bapak Sabirin, agar Pemda Kabupaten Kolaka Timur  tidak diam saja melihat kondisi pak Sabirin yang sekarang,” pungkas Sukri. (SUPI)

Foto Bersama: bapak Sabirin dan HIMIK UNU-Sultra
Bagikan :

Jurnalis SUPI

Pangga Rahmad, Pimpinan Redaksi Suarapinggiran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *